Vans x Cult Old Skool Pro adalah kolaborasi ketiga antara Vans dan sebuah brand dan toko BMX terkemuka yaitu Cult Crew. Kolaborasi kali ini mengambil medium Old Skool Pro yang menurut kami terlihat bagus dan cukup menggoda.

Saya tidak pernah sebegitu tertariknya dengan sepeda, terutama sepeda BMX, jika kemudian kita mengambil konteks tulisan ini. Barangkali salah satu yang menghubungkan saya dengan alat transportasi beroda dua tersebut hanyalah fakta dua mantan pasangan saya terdahulu mengklaim bersepeda sebagai olahraga favorit mereka. Saya? Anggap saja bagi saya makan martabak lebih menyenangkan dari bersepeda :P.

Vans x Cult Old Skool Pro | cultcrewshop
Vans x Cult Old Skool Pro | cultcrewshop

Terinsipirasi dari Old Skool black and white classic suede/canvas, Cult hanya menambahkan branding mereka kedalam rilisan ini dalam bentuk lining, label Vans di upper sepatu, heel tab pro, dan logo mereka di lidah, tumit, dan insole yang berwarna oranye. Material yang digunakan adalah gabungan suede dan canvas serta penambahan insole Ultra Cush HD untuk kenyaman si pemakai.

Vans x Cult Old Skool Pro | cultcrewshop
Vans x Cult Old Skool Pro | cultcrewshop
Vans x Cult Old Skool Pro | cultcrewshop
Vans x Cult Old Skool Pro | cultcrewshop

Jujur saja Vans x Cult Old Skool Pro sedikit mengingatkan pada rilisan tahun 2011 yang bernama: Spitfire x Vans TNT 5. Tapi bagaimanapun juga jika anda salah satu penggemar freestyle BMX superstar tahun 70 hingga 80-an seperti Bob Morales dan Eddie Fiola sudah seharusnya sebagian uang jajan, yang tadinya akan dialokasikan dinner bersama pasangan, dipergunakan untuk cop rilisan ini.

Vans x Cult Old Skool Pro | cultcrewshop
Vans x Cult Old Skool Pro | cultcrewshop

Vans x Cult Old Skool Pro sudah bisa kalian dapatkan di website Cult Crew shop dengan harga retail $65.

Kenakan rilisan ini saat sedang CFD di hari Minggu sambil menyantap…gorengan! Sebuah bukti nyata anda pribadi yang tidak hanya memperhatikan kesehatan tapi juga menghargai anugerah Tuhan dalam wujud makanan 😛

Cult Crew Shop | Stefanus Andriano